Sosialisasi Program Scholarship 5000 Doktor Direktorat PTI Kemenag RI

KEDIRI, 12/07/2017. STAIN Kediri semakin meningkatkan dirinya dengan kegiatan-kegiatan peningkatan profesional dosen.  Kamis pagi,  STAIN kediri kedatangan dua orang tamu dari KEMENAG RI, yaitu  Dr.  Arif Zamrawi dan Dr. Abdullah Samsam dalam rangka sosialisasi scholarship 5000 doktor.

Dalam acara sambutannya ketua STAIN Kediri Dr.  Nur Chamid,  MM menyampaikan, “Saya dan Pak Abdullah berharap dan mendukung dosen-dosen muda yang masih energik bisa mengikuti progam itu. Hal ini untuk menambah wawasan dan ketimpangan yang selama ini kita miliki”.

STAIN kediri juga memberikan dukungan yang besar bagi para dosennya yang akan melanjutkan studi doktor dengan memberikan bantuan pembiayaan untuk kursus bahasa. “Kalo kampus ingin unggul maka pengalamannya harus unggul. Saat ini beasiswa sangat mudahdan banyak,  maka kami memberikan peluang pada dosen yang ingin melanjutkan untuk mengikuti kursus-kursus untuk memperdalam bahasa baik inggris maupun arab”, tegas ketua STAIN Kediri. “Kehadiran kami disini untuk menyemangati teman-teman dosen dalam meningkatkan kualitasnya dan mempercepat akselerasi PTKI mencapai recognize global. Faktanya, bahwa jumlah pendidik PTKI didominasi oleh lulusan master 83%”, terang Dr.  Arif Zamhari.

KEMENAG membentuk PMU 5000 doktor, sedangkan yang bekerja di KEMENAG hanya lima orang, sedangkan yang berkeinginan untuk mendaftarkan doktor jumlahnya masih sangat sedikit. LPDP sudah tersedia, namun KEMENAG masih menunggu anggaran tahun ini”, tegas mantu KH. Hasyim Muzadi.

“Tahun 2016, dosen yang mendaftar di perguruan tinggi luar negeri sebanyak 136 dosen, sedangkan pendaftar dalam negeri sebanyak 527 dosen”, terang Dr.  Arif.  Lanjutnya, “Bantuan beasiswa S3 diberikan pada tenaga pendidik (dosen) , tenaga kependidikan PTKIN dan PNS serta non PNS di bawah Direktorat Jenderal Pendis. Pembiayaan yang akan disupport adalah biaya pendidikan,  uang buku,  biaya operasional,  biaya riset,  biaya penyelenggaraan program”.

KEMENAG sudah tidak membuka program beasiswa master. Hanya membuka master yang menuju doktor dengan program 5000 doktor. KEMENAG akan mendistribusikan ke beberapa universitas luar negeri dalam bentuk cluster, salah satunya negara tujuannya yakni Australia, Jerman,  Paris, Amerika, dan sebagainya.

Tips tembus scholarship menurut Dr. Arif, “Kedalaman proposal,  bahasa,  writing on the spot baik arab maupun inggris, percaya diri saat wawancara.  Ini salah satu point penting supaya lolos untuk mendapatkan beasiswa di lingkungan KEMENAG”.

Dua sosialisasi yang berlangsung ini dihadiri oleh Ketua STAIN Kediri, yakni Dr. Nur Chamid, MM.,  Waka Satu yakni Bapak Dr.  Abdullah,  M.Pdi., sekaligus moderator sosialisasi,  Waka Dua yakni Bapak Muhammad Yasin,  M.Pdi., dan Waka Tiga yakni Bapak Mu’tashim Billah,  M. Ag.  Peserta yang hadir sebanyak 150 orang dari semua jurusan, baik dosen PNS maupun dosen non PNS.  (ahs)

Leave a Reply