STAIN Berkibar di AICIS 2017

Kemenang menyelenggarakan hajatan ilmiah tahunan, Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang dilaksanakan di Tangerang Selatan, gelaran ke tujuh belas ini dengan mengusung tema “Agama, Identitas, dan Kewarganegaraan: Cakrawala Islam dan Budaya di Indonesia”. AICIS ini berlangsung mulai tanggal 20 s/d. 23 November 2017 mendatang.
Dalam acara pembukaan dihadiri ribuan peserta yang berasal dari berbagai negara dan 400 intelektual muslim dari perguruan tinggi Islam (UIN, IAIN, STAIN, dan PTAI Swasta) di Indonesia. Acara pembukaan forum international AICIS 2017 dengan agenda Dinner Meeting dan On Stage Discussion, akan terhelat di Nusantara Hall ICE-BSD City, Serpong, Senin (20/11/2017) malam.
Ketua panitia AICIS 2017, Mamat S. Burhanuddin menyampaikan “Ada ribuan peserta yang hadir mengikuti pembukaan AICIS yang dikemas dalam bentuk AICIS Dinner Meeting. Acara tersebut diisi oleh Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin dan Plt. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Imam Safe’i dengan dipandu oleh Chair, Like Raskova Octaberlina,” ujarnya kepada Kabarpas.com.
Mamat juga menambahkan, setelah AICIS Dinner Meeting acara dilanjutkan dengan acara On Stage Discussion dengan tema “Islamic Studies in Indonesia”.
“Acara ini Dipandu oleh Chair, Marissa Grace Haque (STIE Indonesia Banking School) dengan Speakers, Azyumardi Azra (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Amin Abdullah (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Nasaruddin Umar (PTIQ Jakarta), Husen Muhammad (Fahmina Institute Cirebon), dan Idrus Al Hamid (STAIN Al-Fatah Jayapura),” ungkapnya.
Sementara itu, A. Rofiq Zainul Mun’im, selaku panitia menyampaikan bahwa dalam acara pembukaan tersebut seluruh peserta undangan AICIS sudah hadir.
“Sudah hampir seluruh peserta undangan AICIS 2017 telah hadir. Mereka terdiri dari para pimpinan PTKIN dan PTKIS, akademisi luar negeri dan dalam negeri, penggiat kajian islam studies, dan masyarakat umum,” paparnya.
Dari sekian banyak perguruan tinggi agama Islam di Indonesia, salah satu peserta AICIS 2017 dari STAIN Kediri yang menerjunkan enam dosen dari bebagai bidang keilmuwan islam, yaitu Dr. Khalil Tahir (bidang hadits), Saiful Bahri M,HI. (bidang Hukum Islam), Zuhri Humaidi, M.Si. (bidang fiqh), Khairul Umam, M.Ud (bidang Resolusi konflik), Maufur, MA. (bidang Perbandingan Agama).
STAIN Kediri meningkatkan SDM dengan cara mengirim beberapa dosen dan karyawan dalam seminar ilmiah dan kegiatan pengembangan sumber daya manusia. Sejalan dengan perkembangan menuju IAIN yang sudah mendapatkan izin dari presiden. (ahs)

 

Leave a Reply