




Pada tanggal 17 Mei 2010 kemarin, telah berlangsung sosialisasi sertifikasi dosen tahun 2010. Acara yang berlangsung di lantai 4 kantor pusat STAIN Kediri tersebut diikuti oleh para dosen calon peserta sertifikasi dosen di lingkungan STAIN Kediri. Dari sekitar 44 orang dosen yang diundang, hampir seluruhnya menghadiri acara tersebut. Hal ini cukup menggembirakan, mengingat sebagian diantara mereka ada yang bertempat tinggal di luar kota Kediri.
Tahun 2010 ini, STAIN Kediri mendapat kuota serdos sebanyak 43 orang. Jumlah ini meningkat dari tahun 2009 lalu, yaitu sebanyak 30 orang. Dengan demikian, jika seluruh peserta dalam kuota tahun ini lulus, maka tinggal tersisa 27 orang dosen yang belum mengikuti proses sertifikasi. Jumlah ini sudah termasuk para calon dosen dan dosen yang diperbantukan (DPK) di beberapa PTAIS di lingkungan Kediri dan sekitarnya. Harapannya, tahun 2011 mendatang, seluruh dosen STAIN Kediri telah mengikuti dan lulus proses sertifikasi, sehingga pencapaian mutu dan standarisasi pendidikan nasional sebagaimana yang telah diamanatkan Peraturan Pemerintah Nomer 19 Tahun 2005 dalam bisa tercapai.
Dalam kesempatan tersebut, Dr H. Ahmad Subakir, M.Ag selaku ketua STAIN Kediri menandaskan agar seluruh peserta mengikuti proses sertifikasi ini dengan seksama. Karena keberhasilan sertifikasi ini sangat tergantung dari kesungguhan peserta dalam mengikuti petunjuk dan prosedur yang ada. Beberapa hal yang dirasa masih mengganjal diharapkan tidak menjadi polemik. Bahkan sebisa mungkin hal itu menjadi pendorong, khususnya pada proses penyusunan portofolio.
Hal yang sama juga dikemukakan oleh Prof. H. Fauzan Saleh, MA, Ph.D, selaku salah satu assessor yang telah memiliki NIRA (Nomer Induk Registrasi Assessor). Beliau menjelaskan secara terperinci proses penyusunan portofolio, dimulai dari penyusunan deskripsi diri, penilaian atasan, penilaian teman sejawat, maupun penilaian dari mahasiswa. Lebih lanjut, dipaparkan juga tentang kebijakan pimpinan terkait dengan pemilihan atasan, teman sejawat, maupun mahasiswa dalam memberikan penilaian terhadap peserta serdos.
Di akhir acara, peserta diminta menentukan bidang keahlian yang selama ini menjadi fokus pengembangan keilmuannya. Hal ini penting, karena menyangkut penyusunan nomer peserta yang bersangkutan.






![]() | Today | 23 |
![]() | Yesterday | 34 |
![]() | This week | 23 |
![]() | Last week | 308 |
![]() | This month | 174 |
![]() | Last month | 2205 |
![]() | All days | 13498 |