CEO Telegram Pavel Durov mengklaim hasil monetisasi platform chat tersebut telah melebihi ekspektasi.

Dalam sebuah pernyataan melalui saluran Telegram resminya, Durov mengatakan itu berbeda dari aplikasi lain yang menggunakan pendekatan sadar privasi untuk beriklan.

“Kami memutuskan bahwa data pribadi tidak boleh digunakan untuk penargetan dan pesan promosi hanya boleh ditampilkan di beberapa saluran terpisah,” kata Durov.

Durov mengutip rootsindonesia.id pada Kamis (12 Agustus 2022) yang mengatakan bahwa iklan mereka tidak hanya mengungguli pasar secara signifikan, tetapi juga menempatkan Telegram di jalur yang stabil menuju keberlanjutan finansial.

Menurut Durov, Telegram Premium yang diperkenalkan lima bulan lalu sudah melampaui 1 juta pelanggan.

Dia juga menggambarkannya sebagai salah satu paket berlangganan media sosial paling sukses yang pernah dirilis.

“Itu hanya sebagian kecil dari total pendapatan Telegram, tapi Telegram Premium terus tumbuh setiap hari, dan suatu saat akan mampu bersaing dengan iklan kami,” ujarnya.

Selain itu, Durov mengatakan fitur-fitur yang sedang mereka kerjakan akan menjadi dasar pertumbuhan keuangan Telegram yang berkelanjutan pada tahun 2023.

Selain itu, monetisasi Telegram yang berhasil memungkinkannya untuk terus membangun fitur baru dan membayar server, lalu lintas, dan gaji yang diperlukan untuk mendukung fitur yang ada.

“Aplikasi lain melihat pengguna sebagai cara untuk memaksimalkan pendapatan, tetapi kami melihat pendapatan sebagai cara untuk memaksimalkan nilai pengguna,” kata Pavel Durov.

Telegram Premium diluncurkan pada 19 Juni 2022 untuk merayakan 700 juta pengguna aktif bulanan aplikasi tersebut.

Mengutip siaran pers pada Selasa (21 Juni 2022), perusahaan mengatakan Telegram Premium tersedia dengan mengunduh versi 8.8 aplikasinya di iOS, Android, macOS dan Windows.

Sedangkan untuk harga premium Telegram, pengguna Indonesia dapat menggunakan layanan premium dengan membayar antara Rp73.000 hingga Rp79.000 per bulan, kata perusahaan itu.

Baca Juga  Instagram Memiliki Fitur "Jadwalkan Posting", Yang Memungkinkan Anda Menjadwalkan Unggahan Konten

Selain menawarkan fitur eksklusif kepada pelanggan berbayar, Telegram telah mengonfirmasi akan terus mengembangkan aplikasi dengan fitur baru yang dapat diakses oleh pengguna gratis.

Selain menawarkan Telegram Premium, perusahaan besutan Pavel Durov ini juga memperbarui fitur aplikasinya untuk dinikmati semua pengguna.

Beberapa fitur tersebut antara lain meminta untuk bergabung dengan grup publik, melihat animasi yang menunjukkan progres saat berbagi file dari aplikasi lain ke Telegram (berbagi eksternal), deskripsi bot yang jelas, dan lainnya.

Aplikasi Telegram versi terbaru juga menghadirkan lebih dari 100 peningkatan dan peningkatan pada aplikasi Telegram di berbagai platform seluler dan desktop.

Telegram membutuhkan peningkatan ini untuk membuat aplikasi berjalan lebih cepat dan memberikan sejumlah peningkatan pada fitur tertentu.

Sementara itu, WhatsApp telah meluncurkan fitur “Kirim ke Diri Sendiri” yang memungkinkan pengguna mengirim obrolan, seperti catatan, pengingat, dan daftar belanja, ke nomor mereka.

Fitur ini memungkinkan pengguna melihat kontak di bagian atas daftar kontak WhatsApp mereka saat membuat percakapan baru.

Dengan mengklik kontak yang sama, pengguna akan dialihkan ke layar obrolan tempat mereka dapat mengirim obrolan ke nomor mereka.

Fitur Messages to Self memang masih baru di WhatsApp, namun fitur baru ini dilaporkan banyak digunakan oleh pengguna setelah diumumkan secara global pada Senin (28/11/2022).

Pengguna juga dapat menyematkan pesan obrolan sendiri ke bagian atas daftar obrolan jika mereka tidak ingin mencari melalui daftar obrolan.

Jika Anda sudah menggunakan WhatsApp versi terbaru (Android dan iOS) dan tidak dapat menemukan fitur ini, jangan khawatir. ‘Message Yourself’ diluncurkan secara bertahap dan akan tersedia untuk semua pengguna selama beberapa minggu ke depan.

Dikutip Techcrunch Selasa (29 November 2022), Signal (pesaing WhatsApp) memiliki fitur serupa bernama ‘Note to Self’.

Baca Juga  Akhirnya, Twitter Terbuka Tentang Tuduhan Pelanggaran Data Pengguna

Namun tidak seperti fitur WhatsApp, yang dapat Anda akses di bagian atas daftar kontak aplikasi, Signal tidak menampilkan profil Anda di bagian atas daftar penerima.

Oleh karena itu, pengguna harus mencari dan memasukkan kontak “Catatan ” untuk menggunakan fitur ini.

Telegram juga menawarkan fitur serupa yang disebut “Pesan Tersimpan”, yang memungkinkan pengguna menandai pesan penting dan menyimpan catatan dan notifikasi.

“Pesan Tersimpan” dapat diakses di bagian atas layar obrolan. Namun, pengguna Telegram pada awalnya perlu mengakses fitur tersebut baik dengan mengetuk menu yang berisi ikon tiga baris di perangkat Android mereka, atau melalui menu pengaturan di iOS.

Sumber: diswaykaltim.id