Mengembangkan Diri Bersama UKM IAIN Kediri

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah sebuah wadah pengembangan diri yang berada di IAIN Kediri. UKM yang telah terdaftar untuk saat ini berjumlah 14 UKM, masing-masing telah memiliki kantor kesekretariatan yang terletak di Student Center Lantai 2 dan 3. UKM adalah kegiatan internal kampus yang memfasilitasi para mahasiswa untuk mengembangkan potensinya. (3/5/18)

14 jenis UKM yang telah terdaftar dalam PO (peraturan organisasi) yang dinaungi DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa) Periode 2018-2019 adalah :

  1. UKM Teater Kanda
  2. UKM Pramuka
  3. UKM Foster (Fotografi)
  4. UKM Lembaga Pers Mahasiswa Dedikasi
  5. UKM Musik Amoeba
  6. UKM Beladiri Persaudaraan Setia Hati Teratai
  7. UKM Mahaspala (Mahasiswa Pecinta Alam)
  8. UKM Olahraga (UNIKMOR)
  9. UKM Gender
  10. UKM Kerohanian
  11. UKM Advokasi
  12. UKM Paduan Suara Mahasiswa
  13. UKM Intelektual
  14. UKM KSR-PMI

Fungsi utama diadakannya UKM dan beberapa kegiatannya adalah untuk menunjang softskill mahasiswa yang kelak dapat bermanfaat ketika purna atau melanjutkan cita-citanya. Namun ada beberapa mahasiswa yang belum mengetahui sepenuhnya mengenai UKM. Seperti yang diungkapkan oleh Diana Mahasiswa Perbandingan Agama, “Aku hanya tau beberapa saja, dari inagurasi kemarin”, pungkasnya. Senada dengan ungkapan Staff Men-SDM selaku divisi yang mengurusi UKM menyatakan bahwa, “Pengenalan UKM dilakukan saat Inagurasi dan Student Day”, pungkasnya.

Mengenai usulan untuk pengembangan UKM kedepannya dapat disampaikan pada Men-SDM, saat RAKERGAB (Rapat Kerja Gabungan)  maupun MAKRAB (Malam Keakraban). UKM yang telah dikenalkan ketika Inagurasi dan Student Day, sangat perlu untuk dikembangkan. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan pada calon mahasiswa baru mengenai keberadaan UKM yang ada di IAIN Kediri. Senada dengan pernyataan Kirom (UKM Kerohanian) yakni, “Dianalogikan seperti pada mahasiswa saat presentasi, tentunya harus menyiapkan materi baik hardfile maupun softfile. Tujuannya adalah ketika mahasiswa lupa apa yang akan disampaikan, dapat melihat materinya di hardfile atau softfilenya. Begitu juga sosialisasi UKM, ketika hanya disampaikan waktu inagurasi dan tidak ada catatan (brosur, maupun keterangan pada website) tentunya mereka akan lupa”, pungkasnya. (Vita – Penggiat UKM DeDIKASI)

Leave a Reply