Semarak Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Kediri Tahun Akademik 2018/2019

KEDIRI, 10/7/2018. Pada hari selasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri kembali mengirim mahasiswa kebeberapa daerah untuk melaksanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kali ini mahasiswa yang dikirim sebanyak 1521 mahasiswa lebih banyak dari tahun sebelumnya 2017. Pada pukul 07.00 sudah dimulai pembukaan pemberangkatan mahasiswa KKN di gedung sport center IAIN Kediri.

Menurut Plt. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri Bapak Dr. Khamim bahwa mahasiswa KKN 2018 diberangkatkan dalam rangka melakukan pengabdian masyarakat di beberapa daerah yang ditempatkan di daerah-daerah terpencil di Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk.

Disela-sela kesibukannya memperaiapkan pemberangkatan mahasiswa beliau mengatakan “Mahasiswa KKN ditempatkan dibeberapa daerah terpencil di Kabupaten Nganjuk misalkan Kecamatan Ngluyu, Rejoso, Wilangan dan Ngetos. Sedangkan di Kabupaten Kediri mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Kandangan dan Puncu.

Ada juga mahasiswa yang melakukan KKN diluar Jawa seperti Mataram, Nusa Tenggara Barat sebanyak 10 mahasiswa bersama dengan seluruh PTAIN persemakmuran eks-Sunan Ampel, yaitu : UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Mataram, IAIN Jember, IAIN Tulungagung, IAIN Kediri, IAIN Madura, IAIN Samarinda dan IAIN Ponorogo. Seleksi KKN Nusantara di IAIN Kediri tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 3 Juli yang lalu”, tegas Khamim plt. LP2M yang baru menjabat beberapa bulan lalu.

Mahasiswa KKN diberangkatkan pada pukul 08.00 untuk menuju lokasi KKN yang telah ditentukan. Dalam satu kelompok atau daerah KKN ditempatkan 12 mahasiswa. Mahasiswa KKN diharapkan mampu melakukan pengabdian dimasyarakat dengan maksimal sebagai kelas belajar mahasiswa dan juga diharapkan membawa nama baik almamater IAIN Kediri.

Harapan tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor 3 dalam sambutan pemberangkatan mahasiswa KKN. ” Ada 3 hal yang harus dilaksanakan mahasiswa saat berada dimasyarakat. Pertama, peserta harus belajar pada masyarakat. Kedua, setelah proses belajar, diharapkan mahasiswa dapat membuat artikel atau karya tulis. Dan yang ketiga, seluruh peserta KKN 2018 diharapkan mampu menjaga nama baik IAIN Kediri ketika mengabdi dimasyarakat”, tegas Dr. Wahidul Anam M. Ag. sebagai plt. Warek terpilih 2018-2022.

“Pembukaan pemberangkatan KKN Nusantara ini dihadiri oleh DPL masing-masing daerah dan beberapa wali mahasiswa yang ikut melepas keberangkatan mahasiswa melaksanakan pengabdian masyarakat selama 1 bulan 15 hari”, tegas Dr. Wahidul Anam asli Blitar ini.

Banyak kalangan berharap semoga KKN 2018 ini bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan menjadikan IAIN Kediri kedepan lebih baik. (ahs)

Leave a Reply